MENIKAHI ANAK PEREMPUAN TERAKHIR 1.Ketika menikah dengan anak terakhir, Jangan bandingkan dia lagi dengan siapapun. biarkan dia menjadi dirinya sendiri dengan tetap mengingatkan kekurangannya.di keluarganya dia telah dituntut cukup berat agar seperti kakak-kakaknya. 2.Di waktu kecil di manja.menginjak remaja dia di tuntut mandiri dengan segera. ketika menikah dengannya, Pahami naluri manjanya.akui ketika Dia mencoba mandiri dan hargai usahanya. Karena dia butuh di akui dan di hargai Oleh pasangannya. 3. Berikan kepercayaan dan tanggung jawab kepadanya.di kehidupannya, orang Tua sering kali lebih percaya ketika tanggung Jawab diberikan pada anak Pertama. Maka denganmu, berikan dia Kepercayaan dan tanggung jawab penuh Sebagai istri yang baik.dia akan Membuktikan bahwa dia bisa di andalkan Dan dipercaya. 4. Anak terakhir perempuan...
Wahai Istri, Jangan Kau Bentak Suamimu Supaya Allah Tidak Murka Kepadamu. Tidak kaget bila dalam sebuah rumah tangga perjalanannya terjadi percekcokan antar pasangan. Ntah masalah tersebut kecil atau masalah besar perlu diingat oleh istri, bahwa bagaimana pun kondisinya sang istri harus mengecilkan suaranya dalam artian merendahkan nada bicaranya ketika berdebat dengan sang suami. Dalam kehidupan Rumah Tangga berlangsung sedikit perbedaan pendapat pada suami istri yakni hal yang wajar. Dengan kondisi seperti apa pun seorang istri mesti memelankan suaranya saat bicara dengan suaminya walaupun dia mengganggap gagasannya benar. Seorang suami adalah orang yang paling mesti ditaati dan dihormati oleh istri. Seperti kita kenali kalau Rasulullah dalam beberapa haditsnya menunjukkan begitu tinggi kedudukan suami untuk istrinya : “Seandainya saya bisa memerintahkan seorang untuk sujud pada orang lain, pasti saya perintahkan seorang istri untuk sujud pada suaminya.” (HR Abu Daud...
Komentar
Posting Komentar